Surat cinta seorang ikhwan

Berikut ini adalah sebuah surat cinta dari seorang ikhwan, yang ditujukan kepada seorang akhwat. Surat cinta ini, bukanlah sekedar surat cinta biasa, namun juga surat yang sarat dengan nilai islami. Surat ini menyiratkan perasaan seseorang yang sudah memendam perasaan terhadap seorang akhwat selama 2 tahun. Ini adalah perkataan awal dari si penulis surat.

“Sebenarnya surat ini ingin kukirimkan kepadamu wahai engkau yang mampu melumpuhkan hatiku. Surat ini ingin kuselipkan dalam satu kehidupanmu, namun aku hanya lelaki yang tak memiliki keberanian dalam mengungkapkan semua percikan-percikan rasa yang terjadi dalam hatiku. Aku hanya dia yang engkau anggap tidak lebih, aku hanya merasa seperti itu.” Baca entri selengkapnya »

Komentar (4) »

KISAH SUKSES SOICHIRO HONDA

“Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen.
Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, Soichiro Honda

Pernakah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda -
sebelum sukses diraihnya ia banyak mengalami kegagalan? Ia juga tidak
menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie,
mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas,
duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.
“Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya
disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada
usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel
reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat
kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk
mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin
diesel yang menjadi motor penggeraknya.

Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam.
Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan
pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya
12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem
kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal
dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya
rendah diri. Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai
Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti
dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang
bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah
wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan
membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Keseimbangan Hidup

oleh: Andrie Wongso

Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.

Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.

“Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan,” seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, “Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?”

Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, “Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkeliling, bawalah mangkok susu ini. Jangan tumpah ya. Setelah itu kembalilah kemari”.

Dengan sedikit heran, namun senang hati, diikutinya perintah itu. Tak lama kemudian, dia kembali dengan lega karena mangkok susu tidak tumpah sedikit pun. Si bapak bertanya, “Anak muda. Kamu sudah lihat koleksi batu-batuanku? Atau bertemu dengan burung kesayanganku?”

Sambil tersipu malu, si pemuda menjawab, “Maaf Pak, saya belum melihat apa pun karena konsentrasi saya pada mangkok susu ini. Baiklah, saya akan pergi melihatnya.” Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Menantang Tuhan

Assalamu’alikum semua, Sebuah kisah di musim panas yang menyengat. Seorang kolumnis majalah Al-Manar mengisahkannya.

Musim panas merupakan ujian yang cukup berat. Terutama bagi muslimah, untuk tetap mempertahankan pakaian kesopanannnya. Gerah dan panas tak lantas menjadikannya menggadaikan akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa dijaga. Jilbab bisa sebagai multi fungsi. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

10 Kekuatan Manusia

Oleh: Andrew Ho *

“He who stops being better stops being good. – Siapa yang tidak menjadi lebih baik berarti ia berhenti menjadi baik.” Oliver Cromwell, Politikus Inggris (1599-1658)

Tak cukup hanya menjadi baik, karena kita harus berusaha untuk selalu lebih baik dari sebelumnya. Terus belajar dan segera menjalankan langkah-langkah perbaikan adalah cara untuk selalu lebih baik. Belajar tak harus selalu dari bangku sekolah elit atau buku-buku mahal, melainkan belajar dari kehidupan sehari-hari, pengalaman diri sendiri maupun orang lain, dan lain sebagainya.

Saya senang belajar dari buku, entah buku kuno ataupun terbitan baru, karena dari sanalah saya memetik banyak pelajaran hidup berharga. Salah satu falsafah hidup yang memperluas wawasan hidup saya adalah catatan surat-surat, konon ditulis oleh Zhuge Liang (181-234) untuk anaknya. Zhuge Liang adalah seorang pakar perang dan kemiliteran ternama pada masa San Guo (Sam Kok) di jaman Tiongkok Purba.

Zhuge Liang alias Kong Ming gemar membaca, dan menguasai bermacam ilmu pengetahuan diantaranya ilmu geologi, sejarah, sampai strategi perang. Di usia 27 tahun ia diangkat Raja Shu (Liu Bei) sebagai penasehat kerajaan. Selama menjadi penasehat, Zhuge Liang pernah menulis sebuah surat kepada anaknya. Isi surat yang ditulis 1.800 tahun yang lalu itu sarat dengan dengan kebijakan yang tak lekang oleh waktu dan perubahan, diantaranya berisi tentang 10 kekuatan manusia, yaitu; Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Miskin

Alkisah di sebuah sekolah dasar, tercatatlah seorang siswa kelas satu. Sebut
namanya Bakar. Ia anak konglomerat ternama.

Bukan cuma bapaknya yang pedagang besar. Kakek moyangnya pun demikian.
Mereka adalah rezim saudagar terkenal sejak era abad pertengahan. Ketika
Pires berkata, ”Tuhan menciptakan Timor untuk pala, Banda untuk lada, dan
Maluku untuk cengkih,” di sanalah kakek moyang Bakar berperan.

Bakar masih menikmati warisan kebesaran itu. Ia bersekolah di SD unggulan
berstandar internasional dan bilingual, sekitar 2 kilometer dari rumah
(mobil senilai Rp 1 miliar yang ia pakai hanya mencatatkan perjalanan 4
kilometer setiap hari). Seorang sopir dan ”baby sitter” mengantar dan
menungguinya setiap hari saat ia belajar.

Laiknya sekolah mahal dan unggulan lainnya, mengarang adalah pelajaran yang
diposisikan amat penting di SD tersebut. Anak-anak didik, sejak kelas satu,
sudah dilatih untuk mengekspresikan isi kepala mereka dengan kata-kata yang
tertata baik, namun dengan isi yang mencerminkan kebebasan pikiran.

Sampailah, suatu ketika, sang guru meminta siswa kelas I membuat karangan -Lanjutkan Baca>

Komentar bertahan »

Mengatasi Kegundahan Hati

Sebenarnya, tenang atau tidaknya, dan baik atau buruknya hidup kita, tergantung dari hati kita, seperti yang diungkapkan Rasulullah saw : “Ingatlah bahwa dalam jasad ada sekerat daging, jika ia baik, maka baiklah jasad seluruhnya; jika ia rusak, maka rusaklah jasad seluruhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati.” (HR. Imam Bukhari dan Muslim).
Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya posisi hati dalam tubuh manusia, hati tidak hanya sekerat daging, tetapi juga penentu aqidah, penentu budi pekerti dan penentu keputusan terbesar seperti yang dijelaskan dalam sebuah hadits Arbain Nawawiyah bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, yang artinya “Mintalah fatwa kepada hatimu sendiri. Kebaikan adalah apa-apa yang menentramkan jiwa dan hati, sedangkan dosa adalah apa-apa yang mengusik jiwa dan meragukan hati, meskipun orang-orang memberi fatwa yang membenarkanmu.” (H.R Imam Ahmad bin Hambal dan Iman Ad-Darani)
-Lanjutkan Baca>

Komentar bertahan »

My Boss My Hero

Melihat drama ini kenangan masa-masa SMA kembali datang, ingin rasanya kembali ke masa itu….Masa SMA belajar, cinta, dan Persahabatan…. seperti apa kata drama ini…
Drama yang bagus, recomended buat yang masih sekolah….:D

ini lagi :d

Komentar bertahan »

Jalur Kereta Api

www.kaskus.us / andriewongso.com

http://www.apakabardunia.com/post/inspirasi/renungan-jalur-kereta-api

Komentar bertahan »

Pola Asuh di Jepang

Di sebuah shopping arcade di pusat kota Kyoto , saat sedang menikmati
segelas
cappucino sambil mengamati orang berbelanja, tiba-tiba saya dikejutkan suara
keras tangisan anak kecil. Rupanya ada gadis kecil berumur 4 tahunan
tersandung
dan jatuh. Lututnya berdarah. Kami heran ketika melihat respons ibunya yang
hanya berdiri sambil mengulurkan tangan ke arah gadis kecilnya tanpa ada
kemauan
untuk segera meraih anaknya. Cukup lama. Beberapa menit adegan ini
berlangsung.
Si ibu tetap sabar dan keras hati untuk menunggu anaknya menyelesaikan
sendiri
rasa shock dan sakitnya. Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya si gadis
kecil
mulai berusaha berdiri lagi, dan dengan bantuan kecil tangan ibunya dia
kembali
berdiri. Masih sambil terisak-isak ia pun berjalan lagi. -Lanjutkan Baca>

Komentar bertahan »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.